gambar peristiwa penting dalam keluarga
Sep21 2014 Soal Kelas 2 Peristiwa Penting dalam Keluarga. Terdiri dari 15 soal latihan. Peristiwa yang telah dialami disebut. Anda bisa membukanya melalui laman berikut. Berikut ini adalah contoh latihan soal Ulangan Akhir Semester UAS 1 mata pelajaran IPS untuk adik-adik yang duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 2.
Tujuandari penulisan ini adalah siswa dapat menceritakan peristiwa penting yang di alami, diantaranya : Menyebutkan peristiwa yang telah dialami apakah itu peristiwa bahagia atau peristiwa sedih. Menjelaskan peristiwa yang penting dialami sendiri di keluarga. Mendapat hadiah dihari ulang tahun. Menjadi juara kelas.
PeristiwaPenting Masa Lalu dalam Keluarga Azis tersenyum ketika melihat album fotonya. Ada foto ibu sedang menggendong bayi. Bayi itu adalah Nisa adiknya. Waktu itu Nisa berumur tiga bulan. Gambar 3.5 Azis sakit cacar Ibu membawa Azis ke rumah sakit. Dokter lalu memeriksa Azis. Dokter juga memberikan obat. Azis harus meminumnya supaya sembuh.
12 ayah bekerja sehari-hari untuk berusaha membuat keluarga jadi a. rindu b. bahagia c. menunggu. 13. Peristiwa penting akan mudah untuk a. dilupakan b. dijauhi c. diingat. 14. Diberi hadiah oleh ayah dan ibu saat ulang tahun termasuk peristiwa yang a. Menyenangkan b. Menyedihkan c. Menyeramkan. 15. Peristiwa penting dalam keluarga
perhatikancontoh. gambar budi dirawat di rumah sakit. budi sakit demam berdarah. budi dirawat di rumah sakit. budi selalu ingat peristiwa itu. peristiwa itu penting bagi budi. budi merayakan ulang tahun. budi mendapat hadiah sepeda baru. budi selalu ingat peristiwa itu.
Sie Sucht Ihn Köln Markt De. Origin is unreachable Error code 523 2023-06-14 235102 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d767a8008dc0ea0 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Tiap keluarga punya peristiwa penting. Ada yang menyenangkan. Ada yang menyedihkan. Semuanya sangat berguna. Untuk belajar kita. Kita bisa ambil hikmahnya. A. Menceritakan Peristiwa Penting 1. Peristiwa Menyenangkan dalam Keluarga Setiap orang mengalami peristiwa menyenangkan dalam hidupnya. Peristiwa yang pernah kita alami disebut pengalaman. Bagaimana denganmu? Apakah kamu juga memiliki peristiwa menyenangkan bersama keluarga? a. Masuk Sekolah Dasar Ketika berumur enam tahun, ayah dan ibu memasukkan kalian ke sekolah dasar atau SD. Tentunya kalian senang sekali karena di SD lebih banyak teman. Ada laki-laki dan ada perempuan. Waktu pertama kali ke sekolah kalian diantar ayah atau ibu. Lama-kelamaan kalian jadi berani pergi sendiri ke sekolah. Diantara kalian mungkin ada yang jarak sekolahnya dekat dengan rumah. Kalian tentu berani berjalan kaki sendirian pulang ke rumah. Di sekolah, Kalian belajar bersama teman-teman. Kalian sangat senang belajar di kelas. Semua guru baik dan ramah. Ibu guru dan bapak guru selalu sabar membimbing kalian dan teman-teman. Kalian dan teman-teman jadi rajin belajar. b. Ulang Tahun Apakah kalian pernah mendapatkan undangan perayaan ulang tahun teman kalian? Merayakan ulang tahun tidak wajib dilaksanakan. Pada saat kalian diundang ke perayaan ulang tahun, kalian boleh datang. Pada perayaan ulang tahun, semua teman menyanyikan lagu selamat ulang tahun sambil bertepuk tangan. Teman kalian yang ulang tahun meniup lilin ulang tahun. Pada saat ulang tahun hati senang sekali karena orang tua dan semua teman mengucapkan selamat. Ayah dan ibu mencium pipi dan kening dengan penuh kasih sayang. Hati juga senang karena mendapatkan banyak kado. Kado sebagai hadiah ulang tahun. Isi kado bermacam-macam. Ada boneka, alat tulis, tas, dan lain-lain. Ayah dan ibu juga memberi kado. c. Mendapat Adik Baru Siapakah yang sudah mempunyai adik? Sewaktu ibu melahirkan adik bayi, tentu kalian senang. Adik bayi sangat lucu dan sering ngompol. Kalian tentu akan membantu ibu mengganti popok adik. Kalian tentu sangat sayang kepada adik kalian. Sejak ada adik bayi, tentu kalian tidak merasa kesepian lagi. d. Juara Lomba Apakah kalian pernah menang lomba? Ini cerita tentang teman kalian yang pernah memenangi lomba. Pada suatu ketika Rafli mengikuti lomba menyanyi antar sekolah dasar di kotanya. Ia mewakili sekolahnya. Lomba itu diikuti oleh ratusan siswa yang berasal dari beberapa sekolah dasar. Awalnya Rafli sangat gugup. Ia takut sekali kalau kalah. Rafli takut mengecewakan guru dan teman-temannya. Akhirnya Pak Supri menasihati Rafli supaya tidak usah gugup dan takut kalah. Pak Supri adalah wali kelas Rafli di sekolah. Pak Supri bilang kalah itu tidak apa-apa asalkan kita sudah berusaha sebaik mungkin. Kekalahan bisa dijadikan pelajaran nantinya. Setelah mendengar nasihat Pak Supri, Rafli merasa tenang dan bisa menyanyi dengan baik. Tanpa disangka Rafli menjadi juara pertama. Rafli senang sekali dan merasa bangga. Ia bisa mengharumkan nama sekolahnya. Guru dan teman-teman mengucapkan selamat pada Rafli. Rafli berterimakasih atas doa dan dukungan guru dan teman-temannya. e. Berlibur Kalian semua pasti pernah berlibur. Berikut cerita tentang liburan teman kalian. Acita memiliki peristiwa yang sangat berkesan bersama keluarganya. Acita tidak akan melupakannya. Setiap liburan sekolah tiba, ayah selalu mengajak seluruh keluarga untuk berlibur. Ayah mengajak keluarga berlibur ke rumah orang tua ayah, yaitu kakek dan nenek. Rumah kakek dan nenek ada di luar kota, letaknya ada di pedesaan. Di desa itu pemandangannya sangat indah, banyak pohon dan sawah. Kakek dan nenek juga memiliki sawah. Hampir setiap hari Acita dan adiknya membawakan makan siang untuk kakek. Ketika kakek mencangkul di sawah. Ketika kakek makan, Acita dan adiknya suka mencari belut. Acita senang sekali. 2. Peristiwa Menyedihkan dalam Keluarga Selain peristiwa yang menyenangkan, ada pula peristiwa yang menyedihkan. Peristiwa menyenangkan akan membuat kita senang dan bahagia. Peristiwa menyedihkan membuat kita sedih dan menangis. a. Sakit Demam Berdarah Suatu hari badan Alif demam. Badannya panas sekali. Ibu membawa Alif ke dokter dekat rumah. Kata dokter, Alif sakit demam berdarah. Alif harus dirawat di rumah sakit. Demam berdarah adalah penyakit berbahaya. Alif dirawat selama sepuluh hari. Selama dirawat Alif diberi infus. Banyak teman sekolah dan tetangga dekat rumah yang menjenguk. Alif sedih sekali karena tidak bisa bermain dan belajar bersama teman-temannya selama sakit. Alif tidak mau lagi dirawat di rumah sakit. b. Kakek Meninggal Dunia Waktu Rani berumur empat tahun kakek sudah sakit keras. Kakek sering dirawat di rumah sakit. Ketika sedang berkumpul bersama di ruang keluarga, paman menelepon ayah. Paman mengabarkan kakek sudah meninggal dunia. Setelah itu keluarga Rani langsung pergi ke rumah kakek. Di rumah kakek sudah banyak orang yang datang melayat. Semuanya berdoa untuk kakek. Semua orang merasa sedih, ada juga yang menangis. Rani juga menangis, karena tidak punya kakek lagi. c. Banjir Rumah keluarga Wildan berada dekat dengan sungai besar. Sungai itu namanya Sungai Bengawan Solo. Airnya akan banyak kalau musim hujan. Kalau musim kemarau airnya jadi sedikit. Suatu hari hujan lebat lama sekali. Tanpa disangka air sungai itu meluap. Rumah-rumah yang ada di dekat sungai itu jadi terendam air, termasuk rumah keluarga Wildan. Semua barang yang ada di rumah jadi basah. Keluarga Wildan dan tetangganya harus mengungsi ke tempat yang tidak terkena banjir. Selama banjir sekolah diliburkan karena sekolah juga terkena banjir. Wildan dan teman-temannya terpaksa belajar di tempat pengungsian. 3. Mengurutkan Peristiwa-Peristiwa Penting Setiap orang pasti pernah mengalami peristiwa atau pengalaman. Pengalaman ada yang menyenangkan dan ada pula yang menyedihkan atau tidak menyenangkan. Pengalaman jangan dilupakan. Apalagi pengalaman penting. Tidak semua peristiwa penting dapat kita ingat. Supaya peristiwa penting gampang diingat, perlu dibuat garis waktu. Garis waktu adalah urutan peristiwa-peristiwa penting berdasarkan waktu kejadiannya. Garis waktu bisa menceritakan tentang peristiwa yang kalian alami sejak bangun tidur dipagi hari sampai kembali tidur di malam hari. Selama satu hari itu adakah peristiwa menyenangkan maupun menyedihkan yang terjadi? Peristiwa penting dalam keluarga pun bisa dibuat garis waktunya. Terlebih dahulu kalian harus mengingat peristiwa penting apa saja yang pernah dialami dalam keluarga kalian. Untuk itu kalian bisa menanyakannya kepada kedua orang tua kalian. Bisa pula kalian melihat-lihat lagi album foto yang dimiliki keluarga kalian. Biasanya peristiwa-peristiwa penting keluarga diabadikan dalam bentuk foto. Tujuannya supaya tidak lupa dan dapat mengenang kembali peristiwa yang pernah terjadi. Peristiwa-peristiwa penting yang terjadi dalam keluarga misalnya pernikahan, kelahiran, ulang tahun, khitanan, pindahan rumah, kematian, dan lain-lain. Ketika berkumpul pada suatu malam, Ayah bercerita kepada anak-anaknya. Ayah menikah dengan ibu pada tanggal 20 September tahun 1996. Banyak kerabat yang datang untuk mengucapkan selamat. Setahun kemudian Adian lahir, tepatnya tanggal 7 Agustus 1997. Kelahiran Adian disambut dengan suka cita oleh keluarga. Kakek dan nenek berebut ingin mencium dan menggendongnya. Setiap tanggal 7 Agustus Adian ulang tahun. Hari ulang tahunnya tidak harus selalu dirayakan. Ayah, ibu, kakek, dan nenek selalu mengucapkan selamat. Ketika berumur empat tahun Adian masuk sekolah taman kanak-kanak kelas A. Di TK Adian belajar sambil bermain bersama teman-teman lainnya. Ketika berumur tujuh tahun Adian dikhitan. Khitanan Adian dirayakan dengan mengundang teman-teman dan tetangga sekitar rumah. Adian senang sekali. Ibu melahirkan adik pada tanggal 30 September 2000. Adik Adian itu diberi nama Mawar. Tetapi beberapa minggu kemudian terdengar kabar bahwa kakek meninggal dunia. Semuanya sangat sedih. Peristiwa penting ini dapat digambarkan secara singkat. Dengan menggunakan garis waktu. Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian dapat mengingat peristiwa penting yang telah terjadi? Peristiwa di masa lalu bisa berpengaruh terhadap kehidupan di masa kini. B. Memperbaiki Diri 1. Peristiwa di Masa Lalu dan Masa Kini Kenzie adalah murid yang pandai. Ia rajin belajar. Suatu hari Kenzie mendapatkan nilai sembilan puluh untuk ulangan matematika. Kenzie senang sekali karena teman-teman jadi sering bertanya soal matematika kepadanya. Teman-teman jadi sering memujinya. Kenzie jadi lupa kewajibannya untuk belajar. Ia terlalu bangga dengan nilai ulangannya. Karena tidak giat belajar, akhirnya pada ulangan selanjutnya Kenzie hanya mendapat nilai enam. Kenzie kaget sekali dan akhirnya menyadari kesalahannya. Mulai saat itu Kenzie bertekad untuk memperbaiki kesalahannya. Ia jadi mulai rajin belajar kembali. 2. Perilaku yang Harus Diperbaiki Malas belajar merupakan perbuatan yang tidak baik. Belajar adalah kewajiban anak sekolah. Jika tidak rajin belajar, banyak pelajaran yang tertinggal. Kalian jadi tidak pandai lagi. Orang bisa pandai karena rajin belajar. Kalian juga tidak boleh malas mandi, malas cuci tangan sebelum makan, malas bangun pagi, malas membantu orang tua, suka berbohong, dan suka jajan sembarangan. Suatu hari Pak Supri berkali-kali menasihati si A untuk rajin mandi. Akan tetapi si A tidak pernah menuruti. Suatu hari si tidak bisa konsentrasi ketika belajar di kelas. Hampir seluruh badannya gatal-gatal. Tangannya selalu menggaruk. Akhirnya si A lagi-lagi dinasihati oleh Pak Supri. Malas mandi adalah kebiasaan yang tidak baik. Mandi dua kali sehari bisa menjaga kesehatan tubuh. Si A akhirnya tidak malas mandi lagi. Kini badannya selalu bersih dan tidak gatal-gatal lagi. 3. Perilaku yang Harus Ditingkatkan Zuha selalu rajin belajar. Nilai-nilai ulangannya pun selalu bagus. Kepandaiannya tidak membuat Zuha sombong. Zuha ingin mempertahankan prestasinya. Zuha rajin membaca buku dan tidak banyak menonton televisi. Terlalu banyak menonton televisi membuat anak malas belajar. Semua perilaku yang baik harus ditingkatkan. Sebaliknya perilaku yang tidak baik seharusnya ditinggalkan. Perilaku yang tidak baik tidak boleh dibiarkan. Perilaku yang baik membuat diri sendiri dan orang lain senang. Anak yang memiliki perilaku baik disayangi orang tua, guru, dan teman-teman. Apakah kalian ingin disenangi orang lain? Soal Latihan Soal Latihan 3 Peristiwa Penting dalam Keluarga_Paket_01 Soal Latihan 3 Peristiwa Penting dalam Keluarga_Paket_02 Soal Latihan 3 Peristiwa Penting dalam Keluarga_Paket_03 Soal Latihan UAS 1_Paket_01 Soal Latihan UAS 1_Paket_02 Soal Latihan UAS 1_Paket_03 Daftar Pustaka Ilmu Pengetahuan Sosial 2 untuk SD dan MI Kelas II/Tri Jaya Suranto, A. Dakir, Editor Vivi Vibariani — Jakarta Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk Sekolah Dasar/MI Kelas 2/oleh Kuswanto dan Editor Ayang Susatya. — Jakarta Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. Mengenal Lingkungan Sekitar untuk SD/MI Kelas II/oleh Nurhadi dan Hartitik Fitria Rahmawati; Tim Editor Citra Praya ed. — Jakarta Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
A. Peristiwa Masa Lalu Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Beliau memulai pelajaran. Anak-anak siap belajar. “Apakah masa lalu itu?” tanya Bu Tari. “Masa yang sudah dilewati,” jawab Ana. “Masa yang pernah terjadi,” jawab Ian. Peristiwa masa lalu penting. Gambar Foto keluarga. Apalagi peristiwa dalam keluarga,” kata Bu Tari. “Bagaimana caranya tahu masa lalu?” tanya Ujang. Bisa melalui dokumen. Dokumen berupa foto. Dokumen berupa rekaman video. Bisa juga melalui cerita. Bisa cerita tetangga. Bisa cerita saudara. Bisa cerita kerabat,” jawab Bu Tari. “Apa saja peristiwa masa lalu itu, Bu?” tanya Ana. “Peristiwa masa lalu bermacam-macam. Ada yang menyenangkan. Ada yang menyedihkan,” jawab Bu Tari. “Sekarang giliran kalian. Bisa peristiwa menyenangkan. Bisa peristiwa menyedihkan,” pinta Bu Tari. Bu Tari mengakhiri pelajaran IPS. Anak-anak pulang ke rumah. Mereka mengerjakan tugas. Berusaha mengingat-ingat masa lalu. Anak-anak selesai mengerjakan tugas. Termasuk Ian, Ana, Ujang. Mereka mengingat peristiwa keluarganya. Menuliskannya di buku tugas. Keesokan harinya, anak-anak masuk sekolah lagi. Mereka membacakan ceritanya. Murid-muridnya rajin-rajin. 1. Peristiwa yang Menyenangkan a. Ujang punya adik Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Berikut cerita keluarga Ujang. Oh, itu suara adik bayi. Itu adiknya Ujang. Adiknya laki-laki. Namanya Ali. Ali lahir di rumah sakit. Ujang ikut menunggu ibunya. Ujang sangat takut. Ibunya kesakitan saat melahirkan. Ujang tidak tega melihatnya. Melahirkan itu sangat sakit. Ujang makin menyayangi ibunya. Bisa diajak bermain bersama. Ujang selalu mengingatnya. Peristiwa itu menyenangkan keluarganya. b. Kakak Ian menikah Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Berikut cerita keluarga Ian. Kok, ada tendanya, ya? Ada tenda biru. Ada tenda kuning. Dihiasi janur kuning. Ada apa, ya? Ia menikah dengan tetangganya. Mereka memberi ucapan selamat. Ian senang menceritakannya. 2. Peristiwa yang Menyedihkan Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Berikut cerita Ian. Clitt ... brak ... krompyang .... Ada sepeda terserempet motor. Pengendara sepedanya Ian. Ian terserempet motor. Ian dibawa ke rumah sakit. Dia ditunggu orang tuanya. “Kenapa bisa kecelakaan, Ian?” tanya ibu Ian. Tidak tahu ada motor. Motor belok ke kanan. Ian menabrak roda belakangnya,” jawab Ian. Lain kali harus berhati-hati. Tidak boleh melamun. Waspadai kendaraan lain,” kata ayah Ian. Ian minta maaf. Ian sangat menyesal,” kata Ian. Ian tak akan mengulanginya. Itu peristiwa menyedihkannya. b. Rumah Ana terbakar Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. “Tolong-tolong ...,” teriak Ana. “Eh, dengar itu? Ada yang minta tolong,” kata Pak Rudi. “Oh, dari rumah Ana. Api berkobar besar. Rumahnya kebakaran. Ayo kita tolong,” sahut seorang warga. Api akhirnya berhasil dipadamkan. Keluargamu juga selamat. Tapi rumahmu terbakar. Seluruh isinya terbakar,” kata Pak Rudi. Warga bersedia membantu kami,” kata ayahnya Ana. Banyak tetangga membantu. Ada yang memberi pakaian. Ada yang memberi makanan. “Kenapa bisa kebakaran, Pak?” tanya Pak Rudi. Kompor lama tidak dipakai. Satu sumbunya hilang. Merembet ke seluruh rumah,” jelas ayah Ana. Saya turut bersedih, Pak. Bapak yang sabar, ya,” kata Pak Rudi. Terima kasih banyak,” jelas ayah Ana. Ana selalu mengingatnya. Itu peristiwa menyedihkan. Tidak ingin terulang lagi. c. Pencurian Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Berikut cerita keluarga Ian. Ian duduk dengan ayahnya. Mereka duduk di teras. Ayah Ian bercerita. “Banyak peristiwa di keluarga kita. Salah satunya peristiwa menyedihkan. Dulu ada pencuri. Pencuri memasuki rumah kita. Dia mencuri televisi. Mencuri radio tape,” kata ayahnya Ian. “Kapan peristiwa itu terjadi?. Kok saya tidak tahu,” tanya Ian. Kamu masih kecil. Jadi kamu tidak ingat,” jawab ayahnya Ian. “Oh, begitu, Pak. Apakah pencurinya tertangkap?” tanya Ian. “Pencurinya belum sempat lari. Pencuri berhasil ditangkap. Dibawa ke kantor polisi,” jawab ayahnya Ian. “Kenapa dibawa ke kantor polisi? Kenapa tidak dipukuli saja?” tanya Ian. Namanya main hakim sendiri. Pencuri dilarang dipukuli sendiri. Harus dibawa ke kantor polisi. Pencuri akan dihukum. Pencuri akan dipenjara,” jawab ayahnya Ian. Keluarga Ian selalu mengingatnya. Itu peristiwa menyedihkan. B. Urutan Peristiwa Penting Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Berikut cerita keluarga Ian. Mereka melanjutkan cerita. “Pak, bagaimana cerita keluarga kita terbentuk?” tanya Ian. “Oh, ceritanya panjang. Banyak peristiwa yang dilalui,” jawab ayah Ian. “Ayo Pak, tolong ceritakan,” bujuk Ian. “Baiklah. Dengarkan baik-baik. Peristiwa pertama keluarga kita adalah pernikahan. Ayah menikah dengan ibumu. Ayah menikah pada umur 25 tahun. Awalnya ayah ibu Utara. tinggal di rumah kakek. Setiap hari ayah bekerja. Agar bisa membangun rumah. Setelah satu tahun, ayah ibu membangun rumah. Setelah 3 bulan rumah selesai dibangun. Ayah ibu pindah ke rumah baru. Usia kandungannya 3 bulan. Ayah dan ibu bahagia. Tinggal di rumah baru. Ayah ibu hidup sederhana. Guna persiapan kelahiran kakakmu. Setelah 9 bulan 10 hari kakakmu lahir. Kakakmu lahir tanggal 6 Juli 1996. Kakakmu lahir di rumah bersalin “Kasih Bunda”. Rumah bersalin adalah rumah sakit tempat ibu-ibu melahirkan. Keluarga tambah bahagia. Semua menyambut gembira. Nama kakakmu pemberian kakek.. Namanya Oli Simbolon. Kakakmu umur 1 tahun, mulai berjalan. Paman membelikannya sepeda roda tiga. Kakakmu senang sekali. Usia 4 tahun kakakmu sekolah di TK “Perwita”. Kemudian ibu mengandung lagi. Ibu mengandung kamu, Ian. Kamu dilahirkan di rumah bersalin “Kasih Bunda”. Setelah kamu lahir, ibu ikut program KB Keluarga Berencana. Berat badanmu 3 kilogram. Kamu tampak lucu sekali. Tanggal kelahiranmu hampir sama dengan kakakmu. Tanggal lahirmu 9 Juli 2000. Kamu sudah bisa berjalan. Tiga bulan kemudian kamu mulai bisa berbicara. Setiap hari belajar berbicara. Bicaramu masih terbata-bata. Ayah, ibu, dan kakakmu tertawa mendengar kamu bicara. Usia 4 tahun kamu masuk sekolah TK. Setiap hari diantar ibu. Kamu selalu rukun dengan kakakmu,” kata ayahnya Ian. Bagaimana kebiasaanku waktu kecil?” tanya Ian. “Waktu kecil, kamu selalu tidur dengan guling. Kamu tidak bisa tidur, tanpa guling. Kamu selalu mencarinya. Kalau tidak ketemu, kamu menangis. Guling itu bau dan kusam. Guling itu masih ayah simpan,” jawab ayahnya Ian. Hidup manusia berjalan berurutan, dan tidak terulang lagi. Maka dari itu, manfaatkanlah waktumu sebaik-baiknya. Agar tidak menyesal nanti,” nasihat ayahnya Ian. Ian senang sekali. Dia tahu peristiwa penting di keluarga secara berurutan. Ian jadi makin sayang dengan keluarganya. C. Hubungan Antarperistiwa 1. Ian sakit Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Teman-temannya menjenguk. “Ayo, teman-teman menjenguk Ian,” ajak Ujang. Ian dirawat di rumah sakit. Tadi Ian kecelakaan,” Paginya saya bangun kesiangan. Saya tergesa-gesa naik sepeda. Saya paksakan naik sepeda. Ketika membelok tiba-tiba, brak .... Kecelakaan itu terjadi,” “Lalu apa yang terjadi?” tanya Ujang. Tidak ingat apa-apa. Ketika siuman, sudah di rumah sakit. Saya sangat menyesal. Tak mau mengulanginya,” cerita Ian. 2. Banjir di mana-mana Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Ujang dan Ana masih di rumah sakit. Mereka menjenguk Ian. Ian sakit karena kecelakaan. Penyebabnya karena Ian mengantuk. Ian masih bisa bercerita. Lukanya hanya lecet-lecet. “Oh, iya Ujang, katanya rumahmu kebanjiran?” tanya Ian. Semuanya terendam air. Rumah terendam air. Sawah terendam air,” jawab Ujang. “Bagaimana dengan penduduknya?” tanya Ana. “Penduduknya semua mengungsi. Ada di balai desa. Ada di tenda-tenda,” jawab Ujang. Mengapa bisa banjir, ya?” tanya Ian. Apotek tempat membeli obat. Beliau ikut berbincang-bincang. “Banjir banyak penyebabnya. Banyak pohon ditebangi. Hutan-hutan digunduli,” jelas ayah Ian. “Apakah sampah bisa menyebabkan banjir, Pak?” tanya Ujang. Sampah bisa menyebabkan banjir. Apalagi yang dibuang ke sungai. Sampah menyumbat sungai. Aliran air tidak lancar. Jika musim hujan, sungai tidak bisa menampung air. Sehingga terjadi banjir. Untuk itu, jangan membuang sampah sembarangan. Apalagi ke sungai,” jelas ayahnya Ian. “Apa akibat banjir itu?” tanya Ana. “Banjir sangat merugikan. Menyengsarakan banyak orang. Penduduk kehilangan rumah. Menghanyutkan harta benda. Petani menjadi gagal panen. Anak-anak tidak bisa bersekolah. Bukunya terbawa banjir. Tas dan sepatu rusak,” jawab ayah Ian. “Akibat lainnya apa lagi?” tanya Ian. Lingkungan menjadi kotor. Lingkungan terendam lumpur. Lumpur kotor dari sungai. Banyak sampah berserakan. Penduduk jadi terjangkit penyakit. Ada penyakit demam berdarah. Ada penyakit kulit,” jelas ayahnya Ian. Mereka selesai bercerita. Waktunya Ian beristirahat. Sebelumnya, Ian minum obat. D. Pengaruh Peristiwa Masa Lalu Bacalah dengan nyaring. Jika belum lancar, ejalah dengan jelas. Suasana kelas dua gaduh. Badu membawa mainan ular-ularan. Ular-ularan dari karet. UKS adalah Usaha Kesehatan Sekolah. Ana beristirahat di UKS. “Apa yang terjadi, Ana? Kenapa takut mainan ular?” tanya Bu Tari. Waktu kecil digigit ular. Ular menggigit kakiku. Kakiku berdarah. Saya minta tolong. Saya ditolong tetanggaku. Dia pemberani. Kemudian dilepaskan di hutan. Supaya tidak mengganggu lagi. Sejak itu, saya takut ular. Walaupun hanya ular mainan,” cerita Ana. “Begini Ana, masa lalu bisa berpengaruh terhadap masa kini. Ana, jadilah anak pemberani. Ular tidak akan mengganggumu. Jika kamu tidak mengganggunya,” nasihat Bu Tari. Beliau tidak memarahi Badu. Semuanya kembali ke kelas. Bu Tari melanjutkan pelajaran. “Anak-anak, dengarkan baik-baik. Perilaku Badu jangan ditiru. Itu perbuatan tidak baik. Kalian harus menghindarinya. Perilaku seseorang bermacam-macam. Ada yang kurang baik. Banyak contoh perilaku baik. Rajin membantu orang tua. Banyak contoh perilaku buruk. Misalnya suka mencuri. Suka berbohong. Malas belajar. Perilaku baik harus dicontoh. Perilaku buruk harus ditinggalkan. Perilaku kurang baik, harus diperbaiki. Agar menjadi anak baik perhatikan contoh berikut. 1. Perilaku yang Dipertahankan Tugas-tugas dikerjakannya sungguh-sungguh. Suka membantu orang tuanya. Membersihkan kamar tidurnya. Di sekolah Ana berprestasi. Mendapat rangking pertama. Tingkah lakunya sopan. Ana tidak sombong. Sudahkah kamu berperilaku demikian? Jika belum, lakukan mulai sekarang. Jika sudah, pertahankan dan tingkatkanlah. 2. Perilaku yang Perlu Ditinggalkan Badu sering terlambat tidur. Badu suka menonton televisi. Menonton sampai larut malam. Pagi harinya bangun kesiangan. Sering terlambat sampai sekolah. Badu sering dihukum. Badu tidak makan siang. Tidak tidur siang. Bapak ibunya selalu menasihati. Tidak mau menurutinya. Rapor Badu jelek. Suka mengganggu temannya. Teman-teman takut padanya. Badu suka membantah. Suka berkata kasar. Jika bermain, tidak pernah pamit. Polisi itu memberi kabar. Badu tertabrak sepeda motor. Badu dirawat di rumah sakit. Orang tua Badu menjenguk. Badu menyesali perbuatannya. Badu berjanji akan menjadi anak yang baik. Mematuhi orang tuanya. Pamit ketika pergi.
Ilmu Penget ahuan Sosial Sekolah Dasar 28 1. Peristiwa Penting Masa Lalu dalam Keluarga Azis tersenyum ketika melihat album fotonya. Ada foto ibu sedang menggendong bayi. Bayi itu adalah Nisa adiknya. Waktu itu Nisa berumur tiga bulan. Ibunya berpesan agar selalu menyayangi adiknya. Azis membuka lembar album berikutnya. Azis melihat foto itu sambil tersenyum. Di foto itu tampak Azis memangku Nisa. Saat dipangku tiba-tiba Nisa ngompol. Baju Azis pun menjadi basah. A. Pe r ist iw a Pe n t in g M a sa La lu Gambar Ibu menggendong Gambar Azis memangku adik Ada juga foto ulang tahun Azis. Azis berulang tahun yang ke-7. Tepatnya tanggal 5 Januari tahun lalu. Azis merayakan ulang tahunnya di rumah. Semua teman-teman Azis diundang. Perist iwa Pent ing dalam Keluarga 29 Acara ulang tahun berlangsung sangat meriah. Rumah Azis dihias dengan balon dan pita. Teman-teman yang datang membawa kado. Azis tampak senang dan bahagia. Lomba Menyanyi Azis juga memiliki foto waktu lomba. Azis mengikuti lomba menyanyi di sekolah. Lomba diadakan untuk memperingati hari kemerdekaan. Saat itu Azis menyanyikan lagu Hari Merdeka. Setiap pulang sekolah Azis rajin berlatih. Azis berlatih dan menghafalkan syairnya. Ibu membantu Azis berlatih menyanyi. Ia ingin menjadi pemenang lomba tersebut. Saat lomba Azis tidak merasa takut. Ia tampil dengan penuh percaya diri. Pada awalnya semua berjalan lancar. Tapi tiba-tiba ia lupa syair selanjutnya. Gambar Uang tahun Azis Ilmu Penget ahuan Sosial Sekolah Dasar 30 Tiga bulan yang lalu Azis sakit. Azis menderita sakit cacar. Badannya panas dan kulitnya terasa gatal. Azis tidak dapat masuk sekolah. Azis langsung turun dari panggung. Ia menangis dipangkuan ibunya. Ibunya berusaha menghibur dan menenangkan Azis. Azis tidak berhasil menjuarai lomba itu. Gambar Lomba menyanyi Saat Azis Sakit Gambar Azis sakit cacar Perist iwa Pent ing dalam Keluarga 31 2. Urutan Peristiwa Penting dalam Keluarga Pernahkah kamu mengalami peristiwa penting? Semua orang pasti pernah mengalaminya. Peristiwa disusun berdasarkan urutan waktu. Kamu dapat mengurutkan peristiwa penting. Peristiwa sejak dilahirkan sampai sekarang. Kamu bisa mendapatkan cerita masa lalu. Kamu bisa mendapatkan cerita dari orang tuamu. Kamu bisa melihat dari foto keluarga. Dari dokumen kamu bisa mengetahui banyak hal. Peristiwa ayah dan ibumu menikah. Peristiwa ibu mempunyai anak. Peristiwa pertama kali masuk sekolah. Peristiwa saat bertamasyapun bisa kamu ketahui. Ibu membawa Azis ke rumah sakit. Dokter lalu memeriksa Azis. Dokter juga memberikan obat. Azis harus meminumnya supaya sembuh. Teman-teman sekolahnya datang menjenguk. Mereka membawa kue dan buah-buahan. Mereka juga berdoa untuk kesembuhan Azis. Azis senang dengan kedatangan mereka. Peristiwa tersebut kini dijadikan kenangan. Tugas Mandiriku Pernahkah kamu mengalami peristiwa yang berkesan? Cobalah kamu ingat-ingat kembali. Setelah itu tulislah di buku tugasmu. Ilmu Penget ahuan Sosial Sekolah Dasar 32 Sekarang coba kamu perhatikan urutan peristiwa berikut Ayah dan ibu Dito menikah tahun 1996. Tepatnya pada tanggal 18 Oktober. Saat itu ayah Dito berusia 28 tahun. Sedangkan ibu Dito berusia 26 tahun. Dua tahun kemudian Dito lahir. Ayah dan ibu sangat berbahagia. Kebahagiaan juga dirasakan kakek dan nenek. Karena Dito merupakan cucu pertama. Diusia 4 tahun Dito bersekolah di TK. Dito senang sekali bisa bersekolah’ karena Dito sudah lama menginginkannya. Gambar Peristiwa kelahiran Gambar Peristiwa pernikahan Perist iwa Pent ing dalam Keluarga 33 Pagi-pagi sekali Dito sudah bangun. Dito buru-buru mandi dan sarapan. Dito tidak sabar ingin bertemu teman barunya. Dua tahun kemudian Dito masuk SD. Dito anak yang rajin dan pandai. Setiap hari tidak lupa belajar. Nilai-nilai ulangannya selalu bagus. Saat kenaikan kelas Dito menjadi juara. Ayah memberinya hadiah sepeda baru. Dito senang sekali menerimanya. Ia berjanji akan lebih giat belajar Gambar Mendaftar sekolah Gambar Mendapat sepeda baru Ilmu Penget ahuan Sosial Sekolah Dasar 34 3. Menceritakan Hubungan Antarperistiwa Secara Urut
PERISTIWA PENTING DALAM KELUARGA Setiap orang pernah mengalami peristiwa penting. Peristiwa ada yang menyenangkan. Peristiwa menyenangkan adalah merayakan ulang tahun. Peristiwa ada juga yang menyedihkan seperti sakit. Peristiwa penting apakah yang pernah kamu alami? Peristiwa Penting dalam Keluarga 27 1. Peristiwa Penting Masa Lalu dalam Keluarga Azis tersenyum ketika melihat album fotonya. Ada foto ibu sedang menggendong bayi. Bayi itu adalah Nisa adiknya. Waktu itu Nisa berumur tiga bulan. Ibunya berpesan agar selalu menyayangi adiknya. Azis membuka lembar album berikutnya. Azis melihat foto itu sambil tersenyum. Di foto itu tampak Azis memangku Nisa. Saat dipangku tiba-tiba Nisa ngompol. Baju Azis pun menjadi basah. Ada juga foto ulang tahun Azis. Azis berulang tahun yang ke-7. Tepatnya tanggal 5 Januari tahun lalu. Azis merayakan ulang tahunnya di rumah. Semua teman-teman Azis diundang. Acara ulang tahun berlangsung sangat meriah. Rumah Azis dihias dengan balon dan pita. Teman-teman yang datang membawa kado. Azis tampak senang dan bahagia. Lomba Menyanyi Azis juga memiliki foto waktu lomba. Azis mengikuti lomba menyanyi di sekolah. Lomba diadakan untuk memperingati hari kemerdekaan. Saat itu Azis menyanyikan lagu Hari Merdeka. Setiap pulang sekolah Azis rajin berlatih. Azis berlatih dan menghafalkan syairnya. Ibu membantu Azis berlatih menyanyi. Ia ingin menjadi pemenang lomba tersebut. Saat lomba Azis tidak merasa takut. Ia tampil dengan penuh percaya diri. Pada awalnya semua berjalan lancar. Tapi tiba-tiba ia lupa syair selanjutnya. Azis langsung turun dari panggung. Ia menangis dipangkuan ibunya. Ibunya berusaha menghibur dan menenangkan Azis. Azis tidak berhasil menjuarai lomba itu. Saat Azis Sakit Tiga bulan yang lalu Azis sakit. Azis menderita sakit cacar. Badannya panas dan kulitnya terasa gatal. Azis tidak dapat masuk sekolah. Gambar Azis sakit cacar Ibu membawa Azis ke rumah sakit. Dokter lalu memeriksa Azis. Dokter juga memberikan obat. Azis harus meminumnya supaya sembuh. Teman-teman sekolahnya datang menjenguk. Mereka membawa kue dan buah-buahan. Mereka juga berdoa untuk kesembuhan Azis. Azis senang dengan kedatangan mereka. Peristiwa tersebut kini dijadikan kenangan. Tugas Pernahkah kamu mengalami peristiwa yang berkesan? Cobalah kamu ingat-ingat kembali. Setelah itu tulislah di buku tugasmu. 2. Urutan Peristiwa Penting dalam Keluarga Pernahkah kamu mengalami peristiwa penting? Semua orang pasti pernah mengalaminya. Peristiwa disusun berdasarkan urutan waktu. Kamu dapat mengurutkan peristiwa penting. Peristiwa sejak dilahirkan sampai sekarang. Kamu bisa mendapatkan cerita masa lalu. Kamu bisa mendapatkan cerita dari orang tuamu. Kamu bisa melihat dari foto keluarga. Dari dokumen kamu bisa mengetahui banyak hal. Peristiwa ayah dan ibumu menikah. Peristiwa ibu mempunyai anak. Peristiwa pertama kali masuk sekolah. Peristiwa saat bertamasyapun bisa kamu ketahui. Sekarang coba kamu perhatikan urutan peristiwa berikut Ayah dan ibu Dito menikah tahun 1996. Tepatnya pada tanggal 18 Oktober. Saat itu ayah Dito berusia 28 tahun. Sedangkan ibu Dito berusia 26 tahun. Dua tahun kemudian Dito lahir. Ayah dan ibu sangat berbahagia. Kebahagiaan juga dirasakan kakek dan nenek. Karena Dito merupakan cucu pertama. Diusia 4 tahun Dito bersekolah di TK. Dito senang sekali bisa bersekolah’ karena Dito sudah lama menginginkannya. Pagi-pagi sekali Dito sudah bangun. Dito buru-buru mandi dan sarapan. Dito tidak sabar ingin bertemu teman barunya. Dua tahun kemudian Dito masuk SD. Dito anak yang rajin dan pandai. Setiap hari tidak lupa belajar. Nilai-nilai ulangannya selalu bagus. Saat kenaikan kelas Dito menjadi juara. Ayah memberinya hadiah sepeda baru. Dito senang sekali menerimanya. Ia berjanji akan lebih giat belajar Tugas Mandiriku Buatlah buklet tentang peristiwa penting yang pernah kamu alami berdasarkan urutan waktu.
gambar peristiwa penting dalam keluarga